Semilir angin
desau yang jenaka
menilik engkau yang masih meringkuk di balik kelambu cinta
Berdebur rasa
jumawa terlupa
apatah engkau janji nan kelak melingkari hidup diriku, dinda?
Setangkup cahaya mentari merona
saat ku sapa, dirimu tersipu
saat ku tanya, dirimu tergugu
saat ku genggam, jemarimu bagai padang ilalang yang mengembang!
ah..
Sungguh asa mengharap dikau
pada peraduan kasih yang berkilau
memukau sebuah puja
Cinta, masihkah kau merindu?
Medan
September, 27 2013
10.10
Tidak ada komentar:
Posting Komentar