Kamis, 24 November 2011

malam 2

hanya dari sini
aku bisa memandangi wajahmu yang membumbung

bersama api yang merah di langit yang juga merah

tanah terlalu coklat warnanya
dan padi padi masih tidak akan ranum

bulir masih jauh dari yang akan kita suap dalam hidangan piring-piring plastik yang berhamburan bersama lalat dan remah kering

jangan dengarkan janji mereka yang bicara dalam kalam langit
hentikan mendengar

dan kau akan tau
esok di tanah coklat darah akan menggenang

semerah bumbungan api
semerah warna langit





jakarta selatan
Mon, Jun 22 2009
02.01

Tidak ada komentar:

Posting Komentar