aku hanya memohon
dalam kepedihan menggapai bayang-bayang
jangan kau tinggalkan siang ini
jauh
pergi dari sisi
menghentak jua adakah guna bagimu?
karena disisiku adalah sisik-sisik belati
terbang dan hinggap
mengayun langkah berbilang kesedihan
malam adalah waktu untuk mencari dirimu dalam semak yang tumbuh liar
sebuah anugrah yang aku hempas di daratan jauh
mencabik cakar yang kekar
menunggu kejenuhan rela mampir kemari
hidupkan diriku
tiupkan nafasmu tepat didadaku
dan jangan kau tinggalkan siang ini
mengganti aku dengan gelap malam tanpa tepi
gemintang walaupun indah tetap redup berbanding matari yang bernyanyi lagu kesempurnaan
sang hyang waktu
memuja puji
hingga bermohon rendah
dilututmu aku simpuhkan sepasang hati dan jantung
jangan tinggalkan siang ini
Kalibata Timur
Jakarta Selatan
Sun, July 5 2009
03.21
Tidak ada komentar:
Posting Komentar