Kamis, 24 November 2011

jangan tinggalkan siang ini

aku hanya memohon

dalam kepedihan menggapai bayang-bayang

jangan kau tinggalkan siang ini
jauh
pergi dari sisi

menghentak jua adakah guna bagimu?
karena disisiku adalah sisik-sisik belati
terbang dan hinggap
mengayun langkah berbilang kesedihan

malam adalah waktu untuk mencari dirimu dalam semak yang tumbuh liar
sebuah anugrah yang aku hempas di daratan jauh

mencabik cakar yang kekar
menunggu kejenuhan rela mampir kemari

hidupkan diriku
tiupkan nafasmu tepat didadaku
dan jangan kau tinggalkan siang ini

mengganti aku dengan gelap malam tanpa tepi

gemintang walaupun indah tetap redup berbanding matari yang bernyanyi lagu kesempurnaan

sang hyang waktu

memuja puji
hingga bermohon rendah
dilututmu aku simpuhkan sepasang hati dan jantung

jangan tinggalkan siang ini





Kalibata Timur
Jakarta Selatan
Sun, July 5 2009
03.21

Tidak ada komentar:

Posting Komentar