dalam duduk
tunduk
hingar-bingar bisa hilang ke dalam kesejukan kesendirian
ku pungut sisa-sisa kerinduan
ku pungut jua
rasa itu membebani
dalam tidur yang tak kunjung tiba
dan burung malam yang membawa kabar akan esok, hinggap di tepi-tepi tebing ufuk timur
memanggil matari dari lelap letihnya
malam selalu renta datangnya untuk di sepuh oleh pagi
disetubuhi detik-detik
ditengah bintang yang meredup
ah
hingga kini
hanya sebuah kerinduan saja yang bisa tergenggam
Kalibata Timur
Jakarta Selatan
Sun, July 5 2009
03.11
Tidak ada komentar:
Posting Komentar