Kamis, 24 November 2011

dalam duduk

dalam duduk
tunduk

hingar-bingar bisa hilang ke dalam kesejukan kesendirian

ku pungut sisa-sisa kerinduan
ku pungut jua

rasa itu membebani
dalam tidur yang tak kunjung tiba

dan burung malam yang membawa kabar akan esok, hinggap di tepi-tepi tebing ufuk timur
memanggil matari dari lelap letihnya

malam selalu renta datangnya untuk di sepuh oleh pagi
disetubuhi detik-detik
ditengah bintang yang meredup

ah
hingga kini
hanya sebuah kerinduan saja yang bisa tergenggam


Kalibata Timur
Jakarta Selatan
Sun, July 5 2009
03.11

Tidak ada komentar:

Posting Komentar