Kamis, 24 November 2011

sepasang triad yang melangkah melawan angin

genggamlah
maka kau akan mengerti
di setiap pelosok negeri
ada pisau-pisau bertebaran di jalanan yang akan kita lalui

jangan ragu
karena perih dan sakit hanya akan sebentar

belum berakhir
hingga zaman menghembuskan nafasnya

karena bunga yang tumbuh mungil dari balik pucuk rerumputan juga butuh membunuh

angin hanya akan membawakan pesan debu
di balik sangkakala kesendiriannya
jangan hiraukan

genggamlah
maka kau akan mengerti
sepasang mata yang tajam saja tidak akan cukup

terlalu banyak padas yang bersembunyi untuk melumpuhkan
dan terlalu banyak negeri dengan tiran yang menjajahi

kawula-kawula boleh sembunyi
anak istri lemah sahaja
serta sahaya-sahaya yang membawa bakul demi bakul kesulitan dalam perangi perut yang kering

kita akan melewatinya
dalam janji yang menggigil
dalam suka yang meronta
dan dalam darah yang tak kunjung berhenti mengalir
tidak kering

genggamlah
maka kau akan mengerti
tidak ada cahaya

karena harus kita yang menjadinya



jakarta selatan
thu, Jun 25 2009
03.27

Tidak ada komentar:

Posting Komentar