Menyanyikan sebuah bait dari lagu yang berwarna kebiruan
pada pantai yang berwajah lembut
dan mengadukan diri ketika terpaut akan asmara yang tertawa terbahak-bahak
indah rindu
sungguh begitu merajam tiap sisi tubuh yang menghambur padamu
sangat tajam, menusuk dan menikam
akankah tawa itu berbahak melulu?
Engkau...
saat semua tatapan mata hati tertuju pada dirimu
sanggupkah engkau hanya menjadi khayalan bagiku
atau tetap
kenyataan dirimu adalah hidupku
yang bahagia
berdampingan hawa tubuhmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar